Cuaca Panas, Pria Ini Biasa Masak Telur Gunakan Petai Di Jalanan

Cuaca Panas, Pria Ini Biasa Masak Telur Gunakan Petai Di Jalanan

Berita

Sesudah sukses tindakan menggoreng kerupuk tanpa ada kompor di Bekasi, sekarang masyarakat ikut-ikutan menggoreng telur. Telur dengan penambahan petai juga dapat masak tanpa ada pertolongan kompor. Cuaca panas yang menempa banyak daerah di Indonesia digunakan oleh beberapa orang kreatif. Awalnya ada ibu dari Bekasi yang menggoreng kerupuk dengan manfaatkan cahaya matahari.

Lalu di Yogyakarta ada juga netizen yang menggoreng telur tanpa ada memercayakan api dari kompor. Sekarang yang terbaru ada netizen yang menggoreng telur campur petai tanpa ada pertolongan kompor. Panas yang menusuk nyatanya dapat membuat telur serta petai ini masak. Pria yang kenakan helm ini siap-siap bermodalkan wajan, sedikit minyak goreng, telur serta petai. Ambil tempat di tepi jalan, pria ini menyimpan wajan berisi minyak goreng yang ditempatkan dibawah paparan cahaya matahari.

Baca juga : Jokowi Meminta Penangkal Tsunami Palu Tidak Dipersoalkan Selalu

Sesudah minyak dipandang cukup panas, dia lalu pecahkan telur serta memasaknya di atas wajan. Dia dengan cekatan kupas petai yang telah disediakan. Telur serta petai goreng juga termasak oleh panasnya matahari. “Mangane pete karo endog digoreng. Iki pas iki panase pol pete turut mateng iki,” kata pria yang masak di tepi jalan ini dalam bahasa Jawa. Bila disimpulkan, pria ini masak petai serta telur yang digoreng gunakan panas matahari hingga dapat masak.

Khasnya, dia pilih masak di tepi jalan sesaat kendaraan hilir mudik di sebelahnya. Video yang viral kemarin ini tunjukkan telur mematang dengan perlahan-lahan. Tindakan goreng telur memakai panas matahari ini lalu mengundang banyak komentar netizen. “Bikin anak kost dapat ini mah, gausah gunakan kompor,” kata netizen. Tidak didapati dimana video ini dibikin tetapi banyak yang menerka di Surabaya sebab suhu panasnya yang ekstreme. “Di Surabaya trend video ini. Pada nunggu minyak panas bikin masak telur, panasnya kronis” tutur netizen lain yang akui tinggal di Surabaya.

Leave a Reply